RABU

17 Juni 2026

Renungan Pagi MINGGU III SESUDAH PENTAKOSTA

♪ GB.107 : 1,2 - Berdoa

2 Samuel 6 : 11-14

KEHADIRANKU MESTI BERMANFAAT

“Diberitahukan kepada Raja Daud begini,”TUHAN memberkati keluarga Obed-

Edom dan miliknya karena Tabut Allah.” Lalu Daud pergi mengangkut Tabut

Allah itu dari rumah Obed-Edom ke kota Daud dengan sukacita (ay. 12)”.

Dalam kehidupan ini ada saja orang yang mengategorikan benda-benda tertentu sebagai benda-benda keramat, artinya suci dan bertuah. Benda-benda tersebut dipercaya dapat memberikan efek magis dan psikologis kepada pihak lain. Akibatnya orang tidak boleh sembarangan bertindak terhadap seseorang atau benda- benda tertentu karena dianggap dapat mendatangkan bahaya bagi dirinya. Begitulah yang dialami Uza anak Abinadab ketika ia ingin memegang tabut Allah yang hampir jatuh. Ia mati karena dihukum Allah (ay.7-8).

Selama 3 bulan tabut Allah berada di rumah Obed-Edom dan Allah memberkati keluarga Obed-Edom. Allah juga memberikan kebaikan dan kesuburan kepada ternak dan ladang mereka (ay. 11). Kabar ini membuat Daud berkeinginan agar tabut Allah itu dipindahkan ke kota Daud (ay.12). Dalam sejarah Israel tabut Allah ini memang memancarkan kekuatan ilahi yang hebat. Di saat bangsa Israel akan menyeberangi Sungai Yordan untuk masuk ke tanah Kanaan tabut ini diangkat oleh para imam. Ketika kaki para imam menyentuh air sungai, sungai itu menjadi kering, sehingga bangsa itu dapat menyeberang. Ketika tabut Allah sedang dipindahkan Daud menari-nari dan mempersembahkan kurban dengan memakai baju efod (ay.13-14).

Sesungguhnya dalam kehidupan saat ini pada satu sisi kepercayaan orang kepada benda-benda yang dianggap keramat sudah semakin pudar. Di sisi lain tingkah laku orang terhadap sesamanya dan kepada apa saja sudah semakin sewenang- wenang. Degradasi moral dan nilai-nilai luhur kehidupan serta rusaknya lingkungan sekitar menunjukkan hal yang demikian. Gereja dan orang percaya kini dipanggil dan diutus untuk hadir dengan nyata menghargai sesama ciptaan Tuhan sedemikian rupa, agar kehidupan yang lebih baik dan harmonis tetap terjaga dengan baik.

GB.107 : 5,6 Doa : Allah Tritunggal tolonglah kami, agar kehadiran kami di dalam

kehidupan ini senantiasa membawa kebaikan dan kehidupan bagi

sesama. Amin.

JYK/dmh

36

Sabda Bina Umat - GPIB